"Hampir tiap hari loh kita kayak gini, taunya udah tiga tahun aja, men."

5cm the movie

Heart (2006) By Hanny R. Saputra, Starring Nirina Zubir, Irwansyah & Acha Septriasa [x]

Original Soundtrack [x]

Watch Here [x]

Cinta Pertama (2006) By Nayato Fio Nuala, Starring Bunga Citra Lestari&Ben Joshua [x]

Original Soundtrack [x]

Wacth the movie [x]


20 January 2013.

Let’s Not Forget, Indonesia’s Talented Band: Padi [x]

Mahadewi (1999-Lain Dunia) [x]

hamparan langit maha sempurna
bertahta bintang-bintang angkasa
namun satu bintang yang berpijar
teruntai turun menyapa aku

ada tutur kata terucap
ada damai yang kurasakan
bila sinarnya sentuh wajahku
kepedihanku pun terhapuskan

alam rayapun semua tersenyum
merunduk dan memuja hadirnya
terpukau aku menatap wajahnya
aku merasa mengenal dia

tapi ada entah di mana
hanya hatiku mampu menjawabnya
Mahadewi resapkan nilainya
pencarianku pun usai sudah

Mahadewi resapkan nilainya
Mahadewi tercipta untukku 

5cm, Akhirnya.

5cm

18 Desember 2012.

Gue baru aja nonton film ini bareng temen gue. Begitu pulang gue langsung nge-cek tumblr dan nge-search review-review yang dibuat sama orang - orang yang udah nonton film ini, dan mereka kebanyakan sudah membaca buku ini sebelumnya. Seperti dugaan gue, kebanyakan review-an mereka dipenuhi oleh kekecewaan terhadap masalah penokohan para karakter.

Ya, gue-pun seperti itu. Gue sedikit kecewa dengan kurangnya ke-puitisan seorang Zafran, karakter Riani dalam film, bagaimana dibuku digambarkan Zafran sering bermain gitar dan mereka sering bernyanyi bersama - sama dan lain-lain, yang sudah disebutkan banyak oleh reviewers.

Ekspektasi gue ga pernah tinggi buat film yang di adaptasi dari buku atau novel. Ya, film-film seperti itu memang selalu mengecewakan apalagi sebagai penonton yang sudah membaca novel atau bukunya terlebih dahulu. Tapi entah kenapa gue sedikit tidak memberatkan hati kepada film ini. Bagi gue, Hal - hal kecil di film ini sangat bisa mengobati kekurangan yang ada. Dan gue berusaha menempatkan diri sebagai penonton yang belum membaca novel 5cm dan gue rasa dari point of view mereka film ini cukup bagus dan mengesankan.

Gue sangat sangat suka adegan dimana setelah Genta dan Riani menyatakan perasaannya-yg didengar Zafran dan Dinda- lalu pagi harinya Zafran dan Riani berdiri memandangi Ranu Kumbolo, tanpa kata hanya senyuman, Riani tau Zafran tau dan Zafran sadar akan perasaannya. Adegan ini menjadi nilai plus bagi gue karena akhirnya ada adegan di film Indonesia dimana si Aktor/Aktris menyampaikan sebuah cerita hanya dengan mimik muka bukan dengan dialog -yang dimana biasanya dialog itu selalu berakhir so cheesy- plus-plus-plus buat screenwriter-nya.

Ah, hal diatas juga termasuk saat adegan terakhir -sepuluh tahun kemudian- dimana Dinda "curhat" tentang kuliah ekonominya lalu Genta tanya "Mikro atau Makro?" Dan Dinda jawab dengan senyuman "Mikro. . " lalu Genta membalas senyumannya. adegan ini adalah keputusan yang sangat baik dari screenwriternya, hehehe.

Gue juga suka adegan populer-nya-titanic-versi kereta ekonomi-nya Zafran sama Dinda. It’s purely beautiful.

Dan gue sangat bangga dengan bagaimana film ini mengambarkan Mahameru. Cinematography film ini ga ada matinya. "Akhirnya" selama nonton film ini gue selalu berbisik "Akhirnya, akhirnya kita bisa juga mempunyai film seperti ini" 

Overall, Film ini bisa gue banggakan. Ya, gue berdoa film - film seperti ini bisa muncul dipermukaan Indonesiaku tercinta kembali dan seterusnya.